Mengemas Sekolah Internasional


Oleh A. Halim Fathani

Saat ini, banyak sekolah yang berbenah diri untuk menyandang titel Sekolah Berstandar Internasional (SBI). Realisasi program internasionalisasi pendidikan ini juga telah sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003, Pasal 50 Ayat 3.

Apakah bahasa pengantarnya menggunakan bahasa Inggris total, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, atau perbandingan yang lain? Di lapangan, masih banyak yang tidak mahir berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Bukan saja siswa, melainkan tidak sedikit guru juga lemah berbahasa Inggris, terutama saat berkomunikasi dengan lisan.

Bukan hanya itu, masalah yang kerap terjadi adalah masih banyak guru yang kesulitan menyampaikan materi pelajaran yang dapat dipahami oleh siswa secara utuh (padahal komunikasinya dengan bahasa Indonesia). Dengan kata lain, tidak ada jaminan, kalau seorang guru mengajarnya memakai bahasa Indonesia, lalu siswanya dapat memahami apa saja yang disampaikan oleh guru. Kalau melihat hal ini, lalu bagaimana kalau proses pembelajarannya itu dilangsungkan dengan menggunakan bahasa Inggris —dalam rangka menuju SBI tersebut. Jangan-jangan beban siswa menjadi ganda, yakni mereka harus berjuang untuk dapat mengerti terjemahan dari bahasa Inggris, baru kemudian siswa berpikir bagaimana memahami materi yang disampaikan guru.

Oleh sebab itu, di samping ramai membicarakan SBI (juga RSBI), pihak sekolah juga harus mempersiapkan sejak dini bagaimana siswa dan guru dapat mahir berbahasa Inggris, tetapi tidak melupakan bahasa ibu. Jika hal ini direalisasikan, maka siswa Indonesia akan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, sekaligus memiliki jiwa dan cara pandang yang luas.[ahf]

Iklan

Perihal masthoni
Pengamat Pendidikan. Menempuh pendidikan program sarjana di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, pada program studi Matematika (lulus 2006). Kemudian melanjutkan studi Program Magister Universitas Negeri Malang, pada program studi Pendidikan Matematika (lulus 2011). Aktivitas sehari-hari yang ditekuni -di samping mengajar matematika di Universitas Islam Malang- adalah membuat tulisan yang kemudian dikirimkan ke pelbagai media massa/media online maupun yang diterbitkan dalam bentuk buku. Di samping itu, ia juga aktif menjadi Editor Buku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s