Analisis Minat Mahasiswa dalam Mengambil Matakuliah Konsentrasi dengan Metode Hongarian


Profesionalisme bagi perguruan tinggi adalah sebuah keniscayaan. Apalagi dalam era globalisasi sekarang ini, perguruan tinggi dituntut untuk makin kompetitif dalam melayani kebutuhan masyarakat. Nilai kompetitif perguruan tinggi sesungguhnya tertelak pada kemampuannya dalam melayani masyarakat dengan kualifikasi kemampuan dan profesionalisme tinggi.

Untuk mampu menghasilkan lulusan yang profesional, perguruan tinggi harus menggunakan pola strategi yang lebih terbuka dan fleksibel. Dalam banyak hal, tuntutan profesionalisme sangat mempengaruhi dalam dunia pendidikan. Suatu sistem pendidikan dapat dikatakan baik apabila mampu menyediakan kesempatan kondusif bagi kelahiran para profesional dalam bidang tertentu. Semakin banyak spesialis yang dihasilkan maka semakin berkualitas sistem dalam pendidikan tersebut, sebab keberhasilan suatu sistem pendidikan ditentukan oleh out-putnya yang profesional.

Permasalahan yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana minat mahasiswa Matematika untuk memilih konsentrasi matakuliah; (2) Bagaimana karakteristik lulusan Jurusan Matematika UIN Malang yang diinginkan para dosen jurusan Matematika dan pemakai lulusan. Dalam penelitian ini menggunakan Pendekatan deskriptif kualitatif. Beberapa pendapat hasil wawancara dideskripsikan kemudian diinterpretasikan secara kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil kuesioner mahasiswa diolah Metode Hongarian kemudian diinterpretasikan secara kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat mahasiswa dalam mengambil konsentrasi matakuliah adalah (1) Apabila melanjutkan studi lanjut (S-2) maka konsentrasi yang dipilih adalah analisis; (2) Apabila ingin bekerja di Instansi Pemerintah maka yang dipilih adalah bidang komputasi; (3) Apabila ingin menjadi seorang wirausaha maka yang dipilih bidang matematika analisis, statistika, dan komputasi; (4) Apabila ingin menjadi seorang ilmuwan atau peneliti maka konsentrasi yang dipilih adalah salah satu dari ketiga bidang yang ada atau lintas konsentrasi.

Mengenai karakteristik yang diinginkan oleh pengguna lulusan terdapat perbedaan. Lembaga pendidikan tidak memandang latar belakang konsentrasi yang dipilih oleh mahasiswa, tetapi hanya mensyaratkan mahasiswa memiliki kemampuan menguasai materi matematika yang sesuai dengan kurikulum. Sedangkan Instansi Pemerintah lebih mengutamakan kepada mahasiswa yang memiliki kemampuan lebih di bidang komputasi. Dengan demikian, maka mahasiswa matematika tetap dituntut untuk menguasai kemampuan minimal dalam tiga bidang konsentrasi dengan unggul di bidang salah satu konsentrasi yang ada.[ahf]

Iklan

Perihal masthoni
Pengamat Pendidikan. Menempuh pendidikan program sarjana di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, pada program studi Matematika (lulus 2006). Kemudian melanjutkan studi Program Magister Universitas Negeri Malang, pada program studi Pendidikan Matematika (lulus 2011). Aktivitas sehari-hari yang ditekuni -di samping mengajar matematika di Universitas Islam Malang- adalah membuat tulisan yang kemudian dikirimkan ke pelbagai media massa/media online maupun yang diterbitkan dalam bentuk buku. Di samping itu, ia juga aktif menjadi Editor Buku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s