Angka dan Bilangan


Oleh A Halim Fathani Yahya

Sebuah angka digunakan untuk melambangkan bilangan, suatu entitas abstrak dalam ilmu matematika. Tetapi bagi orang-orang awam, angka dan bilangan seringkali dianggap dua entitas yang sama. Mereka pun umumnya menganggap angka dan bilangan sebagai bagian dari matematika. Memang bahasa Indonesia belum cukup baku sebagai alat komunikasi dalam ilmu dan sains, sehingga belum ada konsesus resmi bahwa ‘angka’ dan ‘bilangan’ melambangkan dua hal yang sangat berbeda. Demikian pula, kedua kata angka dan bilangan masih sering dipertukarkan dengan kata nomor.

Kata nomor biasanya menunjuk satu atau lebih angka yang melambangkan sebuah bilangan bulat dalam suatu barisan bilangan-bilangan bulat yang berurutan. Misalnya kata ‘nomor 5′ menunjuk salah satu posisi urutan ‘angka 5’ dalam barisan bilangan-bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7…, . Sedangkan dalam barisan bilangan 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, … ‘nomor 5’ menunjukkan posisi urutan untuk angka 10. Jadi kata nomor sangat erat terkait dengan pengertian ‘urutan’.

Arti kata ‘angka’ lebih mendekati arti kata ‘digit’ dalam bahasa Inggris. Nampaknya belum ada kata dalam bahasa Indonesia yang merupakan terjemahan secara tepat dari ‘digit’. Dalam hal ini, sebuah atau beberapa angka lebih berperan sebagai lambang tertulis atau terketik dari sebuah bilangan. Sesuai dengan arti kata ‘digit’, lebih baik pengertian angka dibakukan dengan batasan agar hanya ada sepuluh angka yang berbeda: 0, 1, 2 …, 9. Jika diperjelas lagi perbedaan angka dan bilangan itu seperti perbedaan seorang individu manusia dengan nama yang melekat pada individunya. Dengan kata lain, ada lima individu, yaitu 1, 2, 3, 4, 5. Masing-masing individu mempunyai nama, 1 = satu, 2 = dua, 3 = tiga, 4 = empat, dan 5 = lima. Jadi jelas bahwa yang dinamakan angka adalah 1, 2, 3, 4, 5. Sedangkan bilangan adalah satu, dua, tiga, empat, lima. Atau agar lebih mudah dalam memahaminya, angka sebenarnya dapat juga disebut sebagai lambang bilangan, yang menyatakan nama dari suatu bilangan tertentu.

Untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan contoh berikut:
Misal, 27  coba mana yang dimaksud angka, bilangan, dan lambang bilangan pada “27″?

Pada “27″ terdapat dua angka, yaitu angka 2 dan angka 7, sedangkan 27 merupakan bilangan yang melambangkan suatu kuantitas (misal: panjang, berat, umur, dan lain-lain). Jadi “2″ dan “7″ tersebut merupakan angka-angka yang digunakan untuk melambangkan bilangan “27″. Selain itu, -mengacu pada penjelasan pada uraian di atas- 2 dan 7 juga dapat disebut sebagai lambang bilangan, nama lain dari angka. Tentu saja angka-angka 2 dan 7 juga dapat digunakan untuk melambangkan bilangan-bilangan yang lain tergantung dari banyaknya angka “2″ dan “7″ yang digunakan dan juga tergantung posisi peletakan angka-angka tersebut. Kesimpulannya adalah terdapat 10 angka atau lambang bilangan, yaitu mulai dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. [ahf]

Perihal masthoni
Alumni Jurusan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang

2 Responses to Angka dan Bilangan

  1. sepridaeffendi mengatakan:

    thankss
    membantu saya.

  2. Buan Junior mengatakan:

    apakah nol (0) merupakan angka atau tidak ?
    mohon di balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.